Jenis Wayang : Pertahanan Pakem Wayang Orang

0 34

Mempertahankan pakem wayang orang sendiri, Wayang Orang Mustika Yuastina, dan Wayang Orang Tribuana yang mengusung konsep kekinian. Masyarakat Surabaya saat ini kurang tertarik menonton pertunjukan wayang orang, namun mengapa dengan kondisi masyarakat Surabaya tersebut, ketiga komunitas Wayang Orang (Wayang Orang THR, Mustika Yuastina, dan Tribuana) dengan susah payah tetap mendirikan komunitas Wayang Orang di Surabaya dengan tampilan pertunjukan yang berbeda?

Seberapa pentingkah wayang orang bagi seniman-seniman wayang orang tersebut? Mengapa ketiga komunitas tersebut masih tetap mementaskan dan mempertahankan pertunjukan wayang orang? Tentunya para seniman memiliki alasan tersendiri. Seniman wayang orang yang mempunyai kebanggaan dan kepuasan tersendiri sebagai generasi penerus untuk mempertahankan eksistensi wayang orang di Surabaya. Hal tersebut merupakan bahan penelitian namun tidak menjadi fokus dalam penelitian ini.

Peneliti lebih tertarik dengan perubahan-perubahan dan keberlanjutan dalam pertunjukan wayang orang. Wayang Orang ini pun terus mengalami perubahan-perubahan untuk melanjutkan eksistensi dan keberlanjutannya dalam dunia pertunjukan. Perubahan yang didapati dari pertunjukan wayang orang di Surabaya dipicu oleh banyak faktor. Berdasarkan pemaparan latar belakang tersebut, peneliti terdorong untuk melakukan pengkajian lebih dalam tentang wayang orang yang ada di Surabaya. Adapun pengkajian akan diarahkan pada faktor perubahan bentuk pertunjukan wayang orang di Surabaya serta bagaimana perubahan dan keberlanjutan bentuk pertunjukan yang ada pada wayang.

Source jurnalmahasiswa.unesa.ac.id jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/11981/11181
Comments
Loading...