Jenis Wayang : Pertahanan Warisan Wayang Golek

0 22

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah tersebut melekat pada sosok Reza Purbaya. Darah seni sudah mengalir pada Reza Purbaya. Sepeninggal Tizar Purbaya, Reza Purbaya yang merupakan anak pertama menggeluti dan menekuni usaha yang sama seperti ayahnya yaitu wayang golek. Namun, Reza yang tinggal di kawasan Sunter Jakarta Utara memilih menekuni usaha wayang golek sesuai permintaan (custom) sebagai bentuk cintanya terhadap seni dan budaya.

Wayang golek Betawi diciptakan dan dipentaskan pertama kali oleh Tizar Purbaya yang merupakan seorang pengrajin dan pedagang barang-barang antik. Tizar bahkan sudah merintis usaha wayang golek Betawi sejak tahun 1978 di Pasar Seni Ancol. Reza mengenal wayang golek betawi sejak belia karena kerap ikut serta saat ayahnya mendalang. Reza mulai meneruskan karya ayahnya di tahun 2015. Di tahun 2001, ia menjadi pembantu dalang. Lambat lain dia memahami cara memainkan wayang karena sering membantu ayahnya mendalang.

Saat itu ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebagai pewaris atau penerus ayahnya, ia rela menghabiskan masa mudanya untuk belajar wayang golek Betawi. Keseriusan Reza untuk menekuni wayang golek Betawi dimulai setelah ia lulus SMA di tahun 2004-2005.

Source jawapos.com jawapos.com/jpg-today/13/04/2019/dari-legenda-ac-milan-sampai-vladimir-putin-reza-purbaya-terus-pertahankan-warisan-wayang-golek
Comments
Loading...