Jenis Wayang : Tata Rias dan Busana pada Wayang

0 80

Dalam pertunjukan wayang orang, para pemain memerankan tokoh-tokoh yang mempunyai karakter tertentu. Oleh karena itu, para pemain harus mengenakan rias dan busana sesuai dengan karakter masing-masing tokoh agar penonton bisa mengetahui perbedaan-perbedaan tokoh atau katakter yang dibawakan oleh seorang pemain. Perbedaan tersebut sering didapatkan dengan usaha pemanfaatan simbolisasi warna dari tata rias ataupun busana yang dikenakan serta perbedaan atribut yang digunakan oleh para pemain.

Tata rias adalah seni menggunakan bahan warna untuk dioleskan pada wajah guna mewujudkan karakter tokoh yang akan dihadirkan sebagai peran di atas panggung. Tata rias mempunyai tujuan untuk membuat penampilan para tokoh berbeda dengan kondisi kehidupan sehari-hari. Tata rias yang digunakan oleh komunitas Wayang Orang THR, Mustika Yuastina, dan Tribuana menurut jenisnya digolongkan ke dalam tata rias panggung. Tata rias panggung adalah riasan wajah yang dipakai untuk pementasan atau pertunjukan di atas panggung yang cenderung memperjelas atau mempertebal garis-garis wajah sesuai dengan tujuan pertunjukan tersebut.

Pada saat wayang orang Surabaya mencapai puncak kejayaannya pada sekitar tahun 1950-an dalam tata rias menggunakan alat rias yang sederhana dan tradisional. Bahan rias tradisional adalah langes, pidih, dan singwit. Tata rias Wayang Orang THR,  Mustika Yuastina, dan Tribuana untuk wajah putri terdiri dari lima karakter atau perwatakan yaitu putri oyi.

Source jurnalmahasiswa.unesa.ac.id jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/11981/11181
Comments
Loading...