Jenis Wayang : Tata Rias dan Busana Wayang Orang

0 95

Secara umum, dalam sebuah pertunjukan wayang orang tata rias dan busana tidak boleh ditinggalakan. Busana pada hakikatnya merupakan perlengkapan yang dikenakan oleh penari. Pada hakikatnya tata rias dan busana harus nyaman ketiaka dipakai oleh penari dan dilihat oleh penonton. Sehingga dalam pertunjukan Wayang Orang, penonton tidak hanya disuguhi lakon tetapi juga busana yang sesuai dengan jenis penokohannya. Tata rias dalam wayang orang merupakan unsur yang cukup menentukan nilai dari suatu tarian, penataan wajah atau rias perlu ditangani secara cermat agar bisa mempertegas garis-garis wajah dan membentuk karakter suatu tokoh. Dalam penggunaan tata rias yang terpenting adalah perona mata, perona pipi, perona bibir, dan pemakaian shading. Material yang digunakan dalam merias penari antara lain:

Pada Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya tidak ada tata rias busana khusus yang digunakan, serta tidak ada busana yang berlebihan.

Akan tetapi, berdasarkan hasil pengamatan penelitian menemukan suatu perkembangan antara Wayang Orang THR dengan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya

Iringan. Selain dari gamelan berlaras pelog dan slendro, iringan dalam Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina menghadirkan instrumen modern seperti bass drum dan biola. Hal ini terkait dengan proses pembentukan iringan, para anggota pengrawit selalu menyumbangkan ide demi terbentuk iringan.

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...