Jenis Wayang : Ubah Bentuk Pertunjukan Wayang

0 10

Wayang Orang di Surabaya kini mulai mengalami kemunduran. Perubahan-perubahan bentuk pertunjukan dilakukan guna melanjutkan eksistensi dan keberlanjutannya dalam dunia pertunjukan saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah faktor pemicu perubahan bentuk dalam pertunjukan wayang orang dan bagaimana bentuk perubahan dan keberlanjutan yang ada dalam pertunjukan Wayang Orang di Surabaya saat ini? Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada komunitas Wayang Orang THR, Mustika Yuastina, dan Tribuana.

Lokasi penelitian ini berada di Surabaya. Sumber data penelitian diperoleh dari sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis domain. Perubahan yang didapati dari pertunjukan wayang orang di Surabaya dipicu oleh banyak faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal perubahan bentuk pertunjukan wayang orang di Surabaya adalah sistem penyutradaraan, kreativitas seniman, sistem manajemen, serta nilai jual pementasan wayang orang.

Faktor eksternal yaitu pengaruh perkembangan teknologi modern dan selera penonton. Perubahan dan keberlanjutan terjadi ada elemen-elemen pertunjukan wayang orang di Surabaya. Pertunjukan wayang orang merupakan kesenian tradisional yang harus dilestarikan. Diperlukan kekreativitasan seniman serta adanya pola regenerasi pada pemain wayang orang agar pertunjukan ini tetap bertahan.

Source jurnalmahasiswa.unesa.ac.id jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/11981/11181
Comments
Loading...