Jenis Wayang : Ubahan pada Pertunjukan Wayang

0 35

Wayang orang merupakan bentuk pertunjukan tradisional. Bentuk perubahan dan keberlanjutan pada wayang orang di Surabaya saat ini merupakan hasil dari usaha para seniman dalam mengupayakan agar wayang orang menjadi hiburan yang menarik untuk ditonton oleh masyarakat. Terdapat beberapa elemen pertunjukan wayang orang, yaitu cerita wayang orang, struktur penyajian, gerak, penokohan dan karakteristik, tata rias dan busana, vokal, musik, pemanggungan, tata cahaya, penyutradaraan, serta durasi pertunjukan.Elemen-elemen tersebut sudah menjadi kesatuan dalam sebuah pertunjukan wayang orang.

Bentuk Pertunjukkan Wayang Orang di Surabaya
Bentuk pertunjukan pada komunitas Wayang Orang THR, Mustika Yuastina, dan Tribuana secara umum menggunakan beberapa elemen yang meliputi:

Cerita Wayang Orang. Cerita merupakan serangkaian peristiwa yang disampaikan baik berasal dari kejadian nyata (non fiksi) atau tidak nyata (fiksi). Wayang orang termasuk dalam cerita dongeng yang berarti cerita rekaan atau biasa disebut dengan fiksi. Wayang orang yang ada di Surabaya merupakan personifikasi wayang kulit yang dimainkan oleh manusia dengan menggunakan cerita Ramayana dan Mahabarata untuk dijadikan lakon dalam pentas.

Cerita Ramayana dan Mahabarata adalah karya sastra kuno yang berasal dari India masuk ke Jawa kemudian digubah kembali oleh pujangga Jawa disesuaikan dengan alam pikiran Jawa, sehingga oleh orang Jawa cerita tersebut dianggap benar-benar terjadi di Jawa dan raja – raja Jawa.

Source jurnalmahasiswa.unesa.ac.id jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/11981/11181
Comments
Loading...