Jenis Wayang : Wayang Ajen, Konsep Pemanggung

0 53

Wayang Ajen dinilai bukan hanya memberi hiburan tetapi juga mengedukasi masyarakat, khususnya untuk melestarikan seni Wayang Golek. Wayang Ajen sukses memukau masyarakat Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya pada pekan lalu. Dalam pementasannya kali ini, Ki Dalang Wawan Ajen mengangkat cerita Aji Narantaka.  Ki Dalang Wawan Ajen tampil lugas dan simpel. Namun, tetap mengedepankan kesesuaian antara cerita dan nilai-nilai kehidupan. Wayang Ajen kerap menyisipkan daya tarik utamanya, di antaranya konsep pemanggungan wayang kekinian.

Panggung Wayang Ajen adalah destinasi pariwisata budaya. Tersaji atraksi yang lengkap dan apik sebagai paduan potensi kultur yang saling melengkapi

Pementasan Wayang Ajen digelar di Lapangan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya. Ki Dalang menceritakan bagaimana kekuasaan Bangsa Kurawa. Di bawah kekuasaan Raja Astina Duryudana, yang disokong kroni yang jahat seperti Dursasana, Sengkuni dan Dorna, selalu mencari celah untuk menghancurkan Pandawa dari Negeri Amarta. Yang menarik adalah kehadiran lakon mengenai Suyudana & Dursasana. Dua sosok ini digambarkan sebagai penebar teror dan berita hoaks.

Mereka menebar kebencian, menghujat Pandawa, memecah belah bangsa dan rakyatnya. Sementara Ksatria Amarta putra Pandawa Bima, Yudistira, Arjuna, Nakula dan Sadewa, di bawah wejangan Prabu Kresna dan Semar selalu waspada. Mereka penuh dengan ketenangan dan kebajikan dalam menghadapi tantangan.

Source cnnindonesia.com cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181203172043-269-350793/wayang-ajen-konsep-pemanggungan-wayang-kekinian
Comments
Loading...