Jenis Wayang : Wayang Bali, Tak Sembarang Seni

0 126

Selalu tertarik dengan pertunjukan wayang kulit Jawa. Dari sinilah kita bisa mengenal karakter tokoh-tokoh kehidupan yang memang “sedikit banyak” mewakili karakter kebanyakan manusia pada umumnya. Secara garis lurus, ada 2 karakter yang selalu berseberangan dan saling melawan. Kebaikan dan Kejahatan. Angkara Murka dan Kebajikan. Rasanya itu semua tak akan pernah hilang ditelan zaman. Kedua karakter itu hidup sampai di abad modern ini. Dan wayang adalah wujud paling ideal yang dihidupkan untuk mewakilinya tanpa harus menyinggung pihak mana saja.

Seperti biasa, siang kemarin (08-09-2015) saya harus mengunjungi salah satu anak perusahaan saya di Ubud. Dan motor setia selalu menemani saya pun melaju melintasi Banjar Jeleka di Desa Batuan Sukawati Gianyar (Lokasi desa Jeleka hanya berjarak 5 menit saja dari Pasar Seni Sukawati yang terkenal itu).  Di Banjar Jeleka sedang ada perbaikan jembatan gantung. Maka saya harus mencari gang kecil lain yang bisa menghubungkan saya menuju Ubud.

Tanpa disadari, saya kesasar dan masuk ke dalam Banjar Puaya. Saat terdiam mencari arah jalan, mata saya tertumbuk pada sebuah toko kecil berhiaskan wayang-wayang kulit yang menjadi pokok barang dagangannya. Dan surprise-nya lagi, saya melihat di sebelah toko seperti ada garase kecil yang didalamnya ada para pekerja seni pembuat wayang kulit Bali yang terkenal. 

Source kompasiana.com kompasiana.com/takutpada-allah-/55eb9e0385afbd70118fb7a7/wayang-bali-bukan-sembarang-seni-dan-asal-jadi
Comments
Loading...