Jenis Wayang : Wayang Banjar, Wayang Kalimantan Selatan

0 160

Wayang Banjar adalah wayang kulit berbahan baku kulit binatang yang dikenal dan berkembang di masyarakat Kalimantan Selatan. Secara fisik, dibandingkan dengan wayang kulit Jawa, wayang kulit Banjar berukuran lebih kecil, atau lebih mendekati ukuran wayang kulit Bali. Dari segi musik, ritme gamelan yang mengiringi wayang kulit Banjar cenderung lebih keras dan cepat. Wayang ini juga tidak memiliki waranggana atau perempuan-perempuan yang terlibat dalam pertunjukan dengan menyanyikan lagu atau gending seperti pada wayang kulit Jawa.

Pada umumnya gamelan wayang kulit Banjar terbuat dari besi, tidak seperti gamelan wayang kulit Jawa yang rata-rata menggunakan bahan logam perunggu. Pada tahun 1900, gamelan Banjar mini sudah berkembang, terbuat dari bahan baja dan besi, terdiri dari sarun satu, sarun dua (sarantam), kanung, dan dawu serta agung kecil dan agung besar. Ditambah kangsim gendang atau babun yang terdiri dari babun besar dan kecil. Babun besar berfungsi untuk mengiringi wayang kulit dan wayang gung, sementara babun kecil sebagai musik selingan mengiringi tembang dan tarian baksa atau topeng.

Penonton wayang kulit di Kalimantan Selatan lebih sering berada di belakang kelir (layar) sehingga yang ditonton adalah bayangan wayang tersebut. Berbeda dengan wayang kulit Jawa yang langsung ditonton dari atas panggung. Menurut hikayat Banjar, seni wayang sudah mulai tumbuh dan berkembang.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/wayang-kulit-banjar
Comments
Loading...