Jenis Wayang : Wayang Calon Arang, Biasanya pada Odalan

0 36

Wayang Calon Arang, biasanya diselenggarakan pada hari odalan, di daerah-daerah yang oleh masyarakat suku Bali diperkirakan sering dikunjungi leak, misalnya di dekat kuburan atau tempat ngaben. Leak adalah semacam makhluk halus dalam mitologi Bali. Dalam bentuk Wayang Kulit, Wayang Calon Arang menampilkan bentuk-bentuk tokoh makhluk menakutkan. Untuk mempergelarkan Wayang Calon Arang, diperlukan beberapa bebanten atau sesaji yang khusus.

Cerita pokok Wayang Calon Arang mengisahkan musibah yang dialami kerajaan Erlangga, akibat ulah seorang janda dari Desa Girah. Janda itu, di Bali disebut Randa ing Girah, dan terkenal dengan sebutan Calon Arang, sakit hati pada Prabu Erlangga, karena sang Raja enggan mengawini anak gadisnya. Gadis itu, sudah tergolong perawan tua, bernama Ratna Manggali. Untuk melampiaskan dendamnya, dengan kekuatan ilmu hitamnya. Janda Dusun Girah itu membunuh banyak orang.

Prabu Erlangga kemudian minta bantuan pada Empu Baradah di Semasana, Lemah-tulis. Empu Baradah menyuruh salah seorang muridnya bernama Bahula untuk meminang putri Calon Arang. Maka nikahlah Empu Bahula dengan Ratna Manggali, Si Perawan Tua. Setelah beberapa waktu mereka kawin, Bahula membujuk Ratna Manggali agar mencuri limpyakara, pusaka milik Calon Arang yang digunakan sebagai sarana ilmu hitamnya. Setelah tercuri, secara diam-diam pusaka itu dibawa ke hadapan Empu Baradah. Sesudah diteliti, ternyata pusaka itu sebenarnya amat baik.

Source wayangindonesia.web.id wayangindonesia.web.id/calon-arang-wayang.wayang
Comments
Loading...