Jenis Wayang : Wayang Cirebon, Lebih Kuat Bertahan

0 170

Wayang Cirebon termasuk lebih kuat bertahan nilai ritualnya dewasa ini. Kendati kemundurannya, wayang Cirebon dapat dianggap masih memiliki ritus bagi komunitasnya dan beberapa dalangnya sering memandang rendah wayang Bandung.

Kalau jati diri suatu komunitas budaya di antaranya terletak dalam kosmosnya, yaitu identitas gambaran dunia, tata-nilai dan emosi yang berhubungan dengannya, wayang Cirebon ialah salah satu sarana yang paling kuat untuk mengukuhkan kosmos tersebut. Dalam wayang cepak yang mengisahkan kepahlawanan Amir Hamzah yang kemudian ternyata bersambung dengan kepahlawanan Sunan Gunung Jati, nilai-nilai keislaman dan kecirebonan ditampilkan, diakui, dan dikuatkan kembali. Namun, tidak sekadar itu, nilai-nilai tersebut diwadahi wahana artistik-estetik yang khas Cirebon

tulisnya pula. Sebelumnya ia menekankan bahwa

Terdapat beberapa faktor yang mendukung bertaliannya fungsi ritual wayang Cirebon, baik wayang kulit maupun wayang cepak. Sebagai kelompok etnik yang berada di tengah kelompok etnik yang berjumlah besar dengan kebudayaan yang kuat, yaitu Jåwå Tengah (Sålå, Yogyåkartå) dan Jåwå Barat (Sunda), masyarakat Cirebon sebagai komunitas budaya cenderung termotivasi untuk mempertahankan jati dirinya. Identitas ini, di samping diungkapkan dalam bahasa, juga dalam seni. Wayang Cirebon termasuk seni yang sangat penting sebagai pengungkap jati diri kecirebonan. Faktor lain yang mendukung ialah kehadiran keraton (Kasepuhan, Kanoman, dan Kacirebonan). Ketiga keraton ini, selain menjadi buhul yang menghubungkan warga.

Source jangkalangit.blogspot.com jangkalangit.blogspot.com/2013/10/wayang-thengul-apakah-itu.html
Comments
Loading...