Jenis Wayang : Wayang Gedog, Wayang Purwa Baju Beda

0 340

Wayang gedog ini cukup unik, karena wujudnya tetap seperti Wayang Purwa, namun dengan pakaian yang berbeda. Ciri paling khas adalah semua wayang berpakain Rapekan dan banyak yang menggunakan topi Tekes yang mirip blangkon, kecuali wayang perempuan. Tidak kita dapati wayang berkain bokongan atau jangkahan, semua rapekan. Dalam pentas ini juga seorang raja tidak mengenakan Mekutha namun Gelung Keling, mirip wayang Drupada ji wayang Purwa.

Tokoh antagonis tidak berupa raksasa namun orang seberang. Wayangnya bisa dibilang bentuk lain dari wayang Purwa, misalnya Panji Asmara Bangun mirip Arjuna, Panji Kartala mirip Bima (lengkap dengan kain poleng, gelang candrakirana dan kuku pancanaka). Sulukan dan gendingnya juga sedikit beda dengan wayang purwa. Yang jelas pentas malam itu menyajikan lakon yang menarik. Aksi Pak Bambang dalam mendalang juga luar biasa.

Adapun sinopsis dari lakon Jaka Penjaring adalah sebagi berikut:
Jaka Penjaring adalah penyamaran dari Panji sebagai anak angkat Mbok Randha Sebandhil dari Dedersinumpit. Jaka Penjaring yang buruk rupa bermaksud untuk mempersunting Candrakirana/Sekartaji putri Kediri, namun mendapat tantangan dari raja Ngatasangin Prabu Klana Mandraspati. Pada akhirnya raja Kediri mengadakan sayembara, siapa yang dapat mengalahkan gajah putih kendaraan Dewi Candrakirana, berhak menikah dengan putri Kediri tersebut. Jaka Penjaring berhasil mengalahkan gajah putih yang ternyata adalah penjelmaan Kartala

Source kluban.net kluban.net/2015/11/14/wayang-gedog-jaka-penjaring
Comments
Loading...