Jenis Wayang : Wayang Hihid, Kerjasama Ade Suarsa

0 189

Wayang hihid diciptakan oleh kerjasama Ade Suarsa pada tahun 2009, beliau terinspirasi dari hihid (kipas). Hihid terbuat dari anyaman bambu yang melambangkan kesederhanaan yang terdapat dalam kehidupan warga. Fungsi hihid dikehidupan sehari-hari ialah untuk kebutuhan domestik, kipas angin, dan lain sebagainya. Namun oleh kreativitas Ade Suarsa mampu merubah kegunaan hihid yang asal mulanya untuk kegunaan rumah tangga menjadi property tari.

Fungsi hihid dalam tari wayang hihid sendiri adalah sebagai kebutuhan estetis. Bentuk penyajian Tari Wayang Hihid ini berupa tari kelompok yang pada awalnya seorang dalang yang membacakan kakawen sebagai bubuka (pembukaan) pertunjukan yang akan dimulai, kemudian mulai dengan irama yang ramai menggambarkan kehidupan sehari-hari dimasyarakat yang digambarkan oleh datangnya 6 orang penari perempuan (yang menggambarkan kehidupan dimasyarakat) yang membawa hihid sebagai properti dengan gerakan energik.

Pada bagian tengah adegan dalam tari wayang hihid ini, datang 2 orang penari laki-laki sebagai Jangkrik Gombong yang melambangkan angin baik (putih) dan Jongjrong Maruta yang melambangkan angin jahat (hitam). Kedua angin ini yang melambangkan hawa nafsu manusia ketika sedang mendapatkan masalah dan cara penyelesaian masalah yang dihadapinya (cara penyelesaian yang benar atau yang salah).

Source gpswisataindonesia.wordpress.com gpswisataindonesia.wordpress.com/2016/02/22/tarian-tradisional-bogor-jawa-barat
Comments
Loading...