Jenis Wayang : Wayang Klitik, Warisan Sunan Kudus Populer

0 303

Sunan Kudus banyak mewariskan kesenian. Namun yang popular dikenal sebagai warisan Sunan Kudus adalah Wayang Klithik. Wayang Klithik adalah Wayang yang terbuat dari kayu. Wayang klitik terbuat dari kayu pipih yang dibentuk dan disungging menyerupai Wayang Kulit Purwa. Pada Wayang Klitik, cempuritnya merupakan kelanjutan dari bahan kayu pembuatan wayangnya. Wayang ini diciptakan orang pada tahun 1648. Satu kelompok kesenian wayang klitik biasanya berjumlah 18 orang, yang dipimpin langsung oleh sang dalang dengan dibantu asistennya.

Sisanya adalah 2 orang pesinden dan para penabuh gamelan. Wayang Klithik diciptakan oleh Sunan Kudus pada kurun abad 16-17 dan dipergunakan sebagai sarana dakwah Islam. Selain disebut wayang klithik wayang ini disebut juga dengan wayang Krucil karena wayang ini bentuknya kecil. Sunan Kudus  bekerja sama dengan tokoh lain yang dikenal sebagai Kiai Telingsing untuk membuat wayang dari kayu. Kiai Telingsing memang dikenal sebagai tokoh yang pandai membuat ukiran.

Menurut catatan, Telingsing merupakan pendatang dari Yunnan, Tiongkok. Kiai yang juga punya nama asli Sun Gin An itu memang disebut ahli mengukir. Riwayat lain mengetahui ada yang menyatakan bahwa oleh Pangeran Pekik Adipati Surabaya. Sampai sekarang wayang klithik yang masih bertahan berasal dari Desa Wonosoco, Undaan, Kudus. Penduduk desa setempat tak pernah alpa menggelarnya. hanya karena keinginan masyarakatnya menjaga kesenian khas mereka.

Source ppp.or.id ppp.or.id/berita/wayang-klithik-media-syiar-sunan-kudus.html
Comments
Loading...