Jenis Wayang : Wayang Krucil, Diciptakan oleh Pekik

0 162

Versi lain menyatakan, wayang krucil diciptakan oleh Pangeran Pekik (abad ke-17) dari Surabaya, atau versi yang menyatakan wayang krucil diciptakan oleh para wali di Jawa Timur. Terlepas sejak kapan wayang ini dibuat, wayang sejenis ternyata juga ditemukan di daerah lain dengan nama berbeda. Di Kediri, misalnya, dikenal dengan sebutan wayang gandrung. Sementara di Tulungagung dan Blitar dikenal dengan sebutan wayang klitik. Kepala Desa Gondowangi Danis Setyo Nugroho mengatakan, dari semua wayang sejenis di Jawa Timur, wayang milik Mbah Saniyem paling lengkap.

Saya sudah keliling ke Kediri, Tulungagung, Bojonegoro, dan lainnya, ternyata wayang di sini yang paling lengkap

ujarnya. Muatan lokal. Pemerintah Desa Gondowangi pun berupaya ikut melestarikan kesenian ini. Danis yang juga koordinator pertunjukan wayang krucil mengatakan, sejumlah upaya yang dilakukan di antaranya dengan menerbitkan buku dengan judul Almanak Desa Wayang Krucil Ereng-ereng Gunung Katupada 2016. Buku itu ditulis oleh Fariza Wahyu Arizal dari Institut Seni Indonesia DIY. Penerbitan awal buku menggunakan dana desa dan pada akhir tahun dibantu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Buku ini telah diedarkan ke 11 sekolah, dari pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) hingga SMA di wilayah setempat.

Buku ini sebagai alat kami untuk masuk wilayah pendidikan. Ini menjadi muatan lokal pendidikan di sekolah filosofis

Source Kompas kompas.id/baca/nusantara/2017/03/11/semangat-baru-pelestarian-wayang-krucil-di-lereng-gunung-katu
Comments
Loading...