Jenis Wayang : Wayang Krucil, Serat Damarwulan

0 76

Wayang krucil atau wayang klithik adalah pertunjukan boneka datar dua dimensi yang terbuat dari kayu yang diukir dan diberi warna. Hanya lengannya yang terbuat dari kulit yang dapat digerakkan. Sering kali kepala terlihat lebih bulat.

Awalnya wayang krucil terbuat dari kulit seperti wayang kulit, hanya bentuknya lebih kecil sehingga disebut krucil. Baru pada perkembangan selanjutnya, bahan yang digunakan adalah kayu sehingga dinamai wayang klithik.

Bahan kayu yang digunakan adalah kayu pule atau mentaos. Jenis kayu ini memiliki serat kayu yang halus yang sangat cocok untuk dijadikan wayang. Sayang, saat ini kayu ini semakin susah didapat. Dari Serat Sastramiruda, kita bisa mengetahui bahwa wayang krucil pertama kali dibuat oleh Ratu Pekik di Surabaya pada 1571 Saka (1648 M). Dalam sejarahnya, wayang ini pernah mencapai masa kejayaannya dan populer di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti di Nganjuk, Kediri, dan Malang.

Wayang Krucil memiliki ketebalan 2-3 sentimeter, bentuknya mengarah tiga dimensi. Dengan bentuk ini, karakter pada wayang krucil terkesan lebih bernyawa jika dibandingkan dengan wayang kulit. Di Jawa Tengah, wayang krucil menjadi kesenian khas Kabupaten Blora. Di sini, bentuknya mirip dengan wayang gedog. Sementara di Jawa Timur, tokoh-tokohnya banyak yang menyerupai wayang kulit purwa, raja-rajanya bermahkota dan memakai praba. Cerita yang dimainkan dalam pementasan wayang.

Source 1001 1001indonesia.net/wayang-krucil
Comments
Loading...