Jenis Wayang : Wayang Kulit Betawi, Senian Asal Betawi

0 169

Wayang Kulit Betawi merupakan kesenian asal betawi yang biasa disebut “wayang” saja, sementara “wayang golek” disebut dengan “golek”. Sebagaimana wayang kulit pada umumnya, Wayang Kulit Betawi juga menggunakan kelir yang dalam bahasa setempat disebut “kere”. Berbeda dengan Wayang Kulit di Jawa yang lebih menonjolkan wataknya sebagai seni “adhi luhung”, Wayang kulit Betawi lebih menonjolkan sifat kejelataannya, sederhana, polos dengan interaksi yang akrab antara penonton dengan dalang.

Selain dipertunjukkan pada pesta pernikahan, Wayang Betawi juga dipentaskan untuk melepaskan “kaulan”, semacam nazar. Ia adalah satu-satunya kesenian untuk ruwatan. Ruwatan biasanya dilakukan oleh para dalang yang dianggap telah memenuhi syarat yang secara spiritual telah matang dan mumpuni. Untuk itu Lakon yang dibawakan khusus lakon Murwakala, yang menurut istilah setempat disebut lakon “Betara Kala” disertai sesajen lengkap. Tokoh sentral dan dinantikan kemunculannya dalam wayang betawi adalah semar yang muncul pada akhir lakon. Sosok semar merupakan penyimpulan dari lakon yang dibawakan. Kesimpulannya adalah pituah-pituah yang bernilai spiritual tinggi.

Source sumber.com sumber.com/component/k2/sumber/wayang-kulit-betawi.html
Comments
Loading...