Jenis Wayang : Wayang Kulit Gagrak Solo Klatenan

0 503

Klaten adalah pusat budaya jawa, klaten merupakan gudangnya para dalang karena sawab dari Sunan Kalijaga yang menyebarkan Islam dan mengajarkan kader-kader dalang didaerah jawa tengah bagian selatan, menurut Babad Panjangmas. Diceritakan ketika Mataram pindah sementara di Kartasura, dalang keraton Kyai Panjangmas II diberi wilayah di Kali Pusur, Polanharjo, Klaten. Dari situlah menyebar anak-anak dan murid beliau disana, wayang klatenan terkenal dengan wanda atau kapangan yang bagus, bedahan yang mengesankan.

Gaya klaten dibagi menjadi 2 subgaya, Klaten Prambanan yang condong kegaya jogja, Klaten Jombor atau Martonegaran yang menuju kegaya surakarta seperti daerah Manjungan, Cawas, Jombor, Ceper, Jatinom, Martonegaran dll. Wayang gaya Jombor dianggap sebagai rajanya wayang klaten karena postur wayangnya jujudan tetapi pantas dan proporsional. Asal wayang gaya Klaten Jombor Martonegaran dibuat pada masa Tumenggung Martonegara, bupati klaten pertama.

Ciri-ciri Wayang gaya Klatenan :
~ Motif lung-lungan pada praba berbentuk kawatan.
~ Sunggingan biasanya pada sembuliyan bermotif gedang selirang atau regulan yang menjadi ciri khas klaten, sunggingannya unik.
~ Didekat godheg diberi kembang tanjung pada sumping.
~ Tatahan lugu, semu tetapi wijang, pilah-pilah dan cetho.
~ Kapangan ramping, singset tidak terlihat jangkung.
~ Bedahan biasanya padang atau jelas.
~ Bludiran besar-besar,kaku dan tanpa drenjeman.

Source facebook.com facebook.com/permalink.php?story_fbid=420477814777997&id=110782125747569&substory_index=0
Comments
Loading...