Jenis Wayang : Wayang Kulit Sasak & Ironi Lestari

0 37

Meskipun harus bersaing dengan tayangan hiburan di televisi hingga pentas musik, pagelaran wayang kulit masih menjadi tontonan yang menarik dan ditunggu-tunggu bagi sebagian besar masyarakat di pulau Lombok, NTB. Mereka bahkan rela begadang hingga pagi untuk menikmati kisah-kisah pewayangan. Sayang, kepedulian para pihak yang tidak mendukung proses regenerasi, membuat sulit menemukan bibit-bibit dalang; orang paling ”penting” dalam sebuah pagelaran wayang kulit.

Saya senang sekali bahwa wayang kulit masih punya tempat di hati masyarakat. Tapi, jika kondisinya tetap seperti ini, saya khawatir 10 atau 20 tahun lagi, wayang kulit Sasak ini, akan punah

Sebagai dalang wayang kulit, nama Lalu Nasip sangat dikenal di pulau Lombok, dan NTB pada umumnya. Mulai dari pedesaan di pelosok Lombok Timur, hingga di keramaian Kota Mataram, Lalu Nasip bukan nama yang asing bagi masyarakat termasuk sopir taksi dan pengojek. Itu juga yang membuat sangat mudah menemukan kediamannya di Dusun Perigi, Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat.

Semua orang pasti tahu mamiq Lalu Nasip (Mamiq dalam bahasa Sasak; sebutan untuk pria yang dihormati atau dituakan). Kalau gubernur atau bupati belum tentu semua kenal namanya

Source kompasiana.com kompasiana.com/pancanugraha/55087c76a333115b312e393d/wayang-kulit-sasak-dan-ironi-pelestariannya#
Comments
Loading...