Jenis Wayang : Wayang Orang Bertahan di Modern

0 11

Tanda waktu sudah menunjukkan pk 19.30, Budianto bolak-balik merapikan riasan di wajahnya dan memulas foundation untuk menutupi lengannya yang bertattoo. Setengah jam lagi Budianto dan kawan-kawan harus bersiap di belakang panggung menunggu giliran untuk tampil sesuai dengan bagiannya. Di ruang tengah lantai dua, para pria berjejer di depan cermin:ada yang masih asik memoles wajahnya, merapikan kostum sembari bercanda satu sama lain.

Sementara di ruang pojok, para wanita juga sibuk membenahi riasan dan sanggulnya. Setiap sabtu siang mereka berkumpul di Gedung Wayang Orang Bharata, berlatih untuk pementasan di malam harinya. Malam itu Budianto berperan sebagai Bima adik kandung Yudistira dalam lakon Begawan Kilat Buwono (Gareng Menjadi Bharata Guru). Kami mengobrol santai dengan Mas Budi, memperhatikan cara dia memoles diri sambil sesekali menyahuti pertanyaan keponakannya yang mondar-mandir menanyakan pernak-pernik yang dikenakan sang paman

Iki opo pakle?

Mas Budi berbagi cerita tentang keseharian mereka di luar panggung, tentang keluarga besarnya, tentang kompleks perumahan Bharata dimana mereka tinggal sembari mengisap sebatang rokok putih yang terselip di jari tangan kanannya. Biar lengkap diajaknya Sakuni yang diperankan oleh Mas Bianto untuk ikut mengobrol dan berbagi kisah Bharatayuda bersama kami. Budianto dan Bianto adalah bagian dari paguyuban Wayang Orang Bharata yang berdiri sejak 5 Juli 1972. Para pemainnya adalah keluarga.

Source kompasiana.com kompasiana.com/oli3ve/550e4417a33311bf2dba8084/wayang-orang-bertahan-di-derasnya-serbuan-hiburan-modern
Comments
Loading...