Jenis Wayang : Wayang Orang Bharata, Pentas Klasik

0 37

Namanya Aoi. Gadis asal Jepang yang duduk di samping saya bertanya dengan Bahasa Indonesia berlogat Jepang.

“Ini semua pakai Bahasa Indonesia?”

“Bukan, ini pakai Bahasa Jawa”

“Wah saya tidak mengerti.”

Dari percakapan itu, akhirnya saya menjadi penerjemah pentas Wayang Orang Bharata (WO Bharata) yang berlangsung di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) ini. Dia sedikit bisa Bahasa Indonesia, tapi seringnya minta menggunakan Bahasa Inggris. Bagi saya orang Indonesia, sebuah penghargaan bisa membantu orang asing mengenal budaya Indonesia. Walaupun hanya sebagai penerjemah pentas. Memang sudah umum orang asing tertarik pada budaya Indonesia.

Timbul pikiran saya, apakah jika kita berada di negara lain, kita juga akan dengan antusias menonton pertunjukan budaya di sana, namun jika di negara sendiri malah abai? Ataukah Aoi pun merasa budaya Indonesia menarik karena asing, dibanding budayanya sendiri? Entah lah, saya hanya bertanya. Yang jelas, malam itu, Minggu 4 Desember 2016, di malam Jakarta yang sendu karena gerimis tak berhenti sejak sore hari, saya ada di barisan penonton lanjutan rangkaian Festival Teater Jakarta 2016 (FTJ 2016) yang menampilkan WO Bharata sebagai pengisi Sayap Klasik.

Source kompasiana.com kompasiana.com/pradhany/584ccb459393736b0ae58741/wayang-orang-bharata-pentas-klasik-yang-perlu-diberi-ruang
Comments
Loading...