Jenis Wayang : Wayang Sampah, Berlatarkan Keprihatinan

0 43

Berlatar keprihatinan akan sampah, di Solo ada seorang seniman yang peduli dan berusaha untuk mendaur ulang sampah menjadi sebuah boneka wayang yang bisa dimainkan. Anthony yang sering disapa dengan nama Konde, penguasa Gunung Lawu ini berusaha mengotak-atik sampah-sampah plastik dan botol-botol plastik menjadi wayang golek. Boneka-boneka wayang ini kemudian dikasih nama seadanya. Kadang ada satu dua wayang yang belum diberi nama.

Berjalannya waktu, kemudian Anthoni (Mas Konde) menggandeng teman wanitanya yang bernama Nora (Darmasiswa dari Hungaria) untuk membuat sebuah pertunjukan dengan boneka wayang tersebut. Nora kemudian berinisiatif untuk mengumpulkan teman-teman darmasiswa lainnya, seperti Elena (dari Spanyol), Jamie (dari Amerika), Dora (dari Hungaria), Dhenok (dari Indonesia) dan saya pribadi untuk menindak lanjuti ide gagasan dari mas Konde tersebut.

Wal hasil jadilah sebuah rekasaya pertunjukan yang bertemakan daur ulang sampah dengan menggunakan mediasi sampah yang sudah dibuat menjadi boneka-boneka wayang. Jika dianggap pertunjukkan, tentu pertunjukan wayang sampah ini masih perlu banyak masukan dari teman-teman seniman lainnya. Namun jika di lihat dari segi fungsi dan tujuan dari keberadaan wayang ini, tentu bisa dibilang sudah cukup sebagai tontonan yang mengandung ajakan. Menariknya pertunjukan wayang sampah ini adalah dimainkan (dalangnya) oleh 2 cewek cantik, dan keduanya adalah orang luar negeri (darmasiswa). Tentu saja mereka juga manusia.

Source Kompasiana kompasiana.com/jujum/54f6867ca33311e6058b4f59/wayang-sampah-recycle-sampah
Comments
Loading...