Jenis Wayang : Wayang Tavip, Teknik yang Buat Beda

0 168

Menciptakan efek citra gerak yang berwarna-warni. Efek visualnya seperti lukisan abstrak, tetapi mampu bergerak di layar. Itulah teknik wayang tavip yang membuatnya beda. Tidak hanya itu, penyajian narasinya pun beda, tanpa diiringi musik gamelan. Ketika membawakan lagu pun, tidak ada iringan alat musik apa pun. Jadilah, lagu-lagu yang dibawakan sebagai akapela dengan suara mulut. Peralatan yang digunakan dalang hanyalah berupa kecrek yang terbuat dari besi, dan gedog untuk menabuh papan kayu.

Suara kecrek dan gedog untuk mengiringi narasi yang disuarakan dalang. Menurut Budi Ros, cara mendalang dengan iringan suara dari mulut ini pernah populer di Banyumas, Jawa Tengah. Namanya dalang jemblung. Namun, cara mendalangnya seperti mendongeng, tanpa wayang pula. Selain ada penyederhanaan dengan menghilangkan iringan alat musik, wayang tavip berhasil mengembangkan efek visual yang penuh warna seperti layar film di bioskop.

Tema narasinya pun fleksibel, menyesuaikan keadaan terkini. Ekspresi dan komunikasi menjadi lebih penting. Tidak mengherankan, dalang yang ada di balik layar pun kadang maju ke depan layar. Ia menjumpai penontonnya dan memberikan narasi pelengkap untuk suatu adegan tertentu. Ia pun seperti mendongeng. Layar ditinggalkannya begitu saja. Untuk beberapa saat kemudian, sang dalang kembali bermain di belakang layar. Ketika narasi menuntut banyak tokoh, di situlah ada kesempatan peran asisten dalang.

Source Kompas kompas.id/baca/hiburan/2018/08/25/beringin-setan-wayang-tavip
Comments
Loading...