Jenis Wayang : Wayang Tavip, Wayang Modern Jembatan

0 19

Nama ‘Wayang Tavip’ mungkin sedikit asing di telinga kita. Wayang Tavip belum begitu populer di kalangan masyarakat, berbeda ketika mendengar wayang golek atau wayang kulit. Namun, bagi sebagian pecinta wayang, kehadiran wayang ini telah menjadi wacana, karena memberikan loncatan inovasi yang berbeda dari keberadaan wayang konvesional. Wayang Tavip, yang lahir dari rahim modernitas, ini menghadirkan pementasan yang sangat kental dengan bahasa visual.

Permainan tata cahaya menjadi sangat penting karena memberikan dampak psikologis kepada para penontonnya. Namun, jangan pernah berharap menemukan pakem yang ketat dalam pementasan wayang Tavip, karena isi cerita atau lakon mengalir sesuai dengan tema terkini. Wayang Tavip sendiri sebenarnya mengambil nama belakang seorang Muhamad Tavip, pria kelahiran Lampung pada 1968 lalu. Awalnya pada tahun 1993 bersama seorang pelukis, Herry Dim, dirinya berproses membuat pertunjukan teater bayang-bayang. Kegiatan itu ditujukan untuk acara apresiasi anak-anak Sekolah Dasar se-kota Bandung yang diberi nama “Teater Kalangkang Gambar Motekar”.

Ketertarikan Tavip berproses wayang dengan jenis baru ini berlanjut. Kemudian wayang tersebut dirinya angkat lebih dalam menjadi tesis untuk tugas kuliahnya. Pada 2008 Tavip melanjutkan pendidikan S2 di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta jurusan teater dan penciptaan seni.

Sebagai Tugas Akhir di 2010, saya mengangkat ‘Wayang Tavip’ untuk menyelesaikan studi saya

Source Kumparan kumparan.com/bandungkiwari/wayang-tavip-wayang-modern-yang-menjembatani-tradisi-27431110790541034
Comments
Loading...