Jenis Wayang : Wayang Thengul Bojonegoro 1999

0 112
Terdapat perubahan menarik dalam wayang thengul yaitu penambahan variasi tampilan yaitu dulu  pentas wayang thengul hanya memainkan wayang saja selama satu malam suntuk, sekarang atas dasar kreasi dari dalang terdapat penambahan tampilan yaitu ditambahkan dengan ada sesi menyanyi dimana para penonton bisa ikut berinteraksi dengan dalang bahkan bisa memesan lagu, terdapat sesi dimana dalang melakukan pertunjukan adegan lucu layaknya pelawak, selain itu untuk memperkaya acara terdapat pertunjukan tari biasanya si dalang menari tarian ngremong (tari khas Jawa Timur), selain itu si dalang juga menari tari ular, kolaborasi dengan kesenian lain seperti ketoprak humor, campursari, dll.
Pada tahun 2000 untuk memaksimalkan pementasan perlengkapan gamelan menjadi lebih lengkap kalau dulu (sebelum periode tahun 2000) pementasan hanya menggunakan gamelan sederhana yaitu gamelan pelog, mulai periode tahun 2000 diperkaya dengan ditambah gamelan Gamelan Laras Selendro, Bonang, Demung, Saron, Peking, Slenthem, kenong, Gong/Kempul, Gender, dan Gambang. Terdapat suatu perubahan ciri-ciri dalam pembuatan wayang yaitu pada bagian karakter tubuh wayang, kalau dulu pada periode tahun 1960 dibuat dengan sederhana, sekarang pembuatan wayang lebih spesifik dan lebih original pada karakter wayang, ada wayang gecul yaitu wayang selingan misalnya karakter wayang pelawak, jin, maupun penari. Perubahan ciri-ciri wayang dilatarbelakangi oleh perkembangan zaman, dimana pesanan dari penonton untuk membuat variasi pada wayang thengul.
Source dokumen.tips dokumen.tips/documents/seni-wayang-thengul-bojonegoro-tahun-1930-2010.html
Comments
Loading...