Jenis Wayang : Wayang Topeng, Ciptaan Sunan Kalijaga

0 233
Pada zaman kerajaan Demak, Sunan Kalijaga salah seorang dari Wali Sanga menciptakan topeng yang mirip dengan wayang Purwa pada tahun 1586 (1508 Caka, dengan sengkalan: hangesti sirna yakseng bawana). Topeng ciptaan Sunan Kalijaga tersebut luas dan hingga dewasa ini masih hidup dan berkembang sebagai seni budaya tradisional dengan corak tersendiri di tempat topeng tersebut berkembang. Penampilan topeng tersebut dilakukan bersama dengan pentas wayang, baik wayang Purwa maupun wayang Gedog sehingga pertunjukan itu dikenal sebagai wayang Topeng atau dengan sebutan suatu nama daerah dimana wayang Topeng tersebut berkembang, misalnya wayang Topeng Malang, wayang Topeng Madura, wayang Topeng Cirebon, dan lain-lainnya.
Kemudian sebutan topeng menjadi nama suatu pertunjukan seperti halnya dengan sebutan wayang. Topeng Malang. Topeng Malang merupakan suatu pertunjukan wayang Gedog, yang pementasannya mengenakan topeng. Pertunjukan tersebut berkembang di desa Kedungmonggo dan desa Polowijen, Blimbing, Malang-Jawa Timur, yang kemudian disebut dengan nama Topeng Jabung, yang akhirnya terkenal disebut Topeng Malang. Pementasan wayang Topeng Malang inipun menggunakan sebuah tirai (langse) yang terbelah di tengah untuk pintu keluar dan masuknya penari-penari topeng.
Cerita-cerita Panji, seperti Sayembara Sada Lanang atau Walang Sumirang sering kali dipakai sebagai cerita pementasan dengan pemakaian topeng tokoh-tokoh Panji, seperti Panji Inu Kertapati, Klana Sewandana, Dewi Ragil Kuning, Raden Gunungsari dan lain-lain.
Source plengdut.com plengdut.com/wayang-topeng/700
Comments
Loading...