Jenis Wayang : Wayang Topeng Jawa, Wayang Dimainkan

0 339
Wayang Topeng adalah wayang yang dimainkan oleh orang dengan menggunakan topeng yang menutupi wajah. Wayang Topeng ini dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Wayang Topeng ini selain ditampilkan dalam pagelaran budaya, biasanya juga digunakan dalam pesta pernikahan untuk menghibur para tamu undangan sekitar 20 sampai 30 menit dalam pementasannya. Wayang Topeng dalam budaya Jawa mempunyai perkembangan yang beragam, baik sebagai pertunjukan ritual ataupun sebagai seni pertunjukan.
Semula topeng adalah benda yang wujudnya sebagai peniruan wajah leluhur, yaitu orang yang telah meninggal dunia, seperti kepala keluarga, marga, kepala suku, atau pangeran-pangeran dari kerajaan masa lalu. Keterkaitan topeng dengan roh leluhur.[3] Pada dahulu kala ada tradisi yang membawa topeng-topeng milik penari tertentu ke makam khusus (Pundhen) untuk mendapatkan magis, aktivitas itu bagi masyarakat setempat disebut ‘stren’.
Penyajian pertunjukan wayang topeng dengan tata urutan sebagai berikut:
1. Gending Giro (terlebih dahulu menabuh gending Eleng-eleng, Krangean, Loro-loro, gending Gondel dan diakhiri dengan gending Sapujagad.
2. Pembukaan dengan tari Beskalan Lanang (topeng Bangtih).
3. Jejer Jawa (kediri).
4. Parang Gagal (Selingan tari Bapang).
5. Adegan Gunungsari-patrajaya.
6. Adegan Jejer Sabrang (Klana Sewandana).
7. Adegan Perang Brubuh dan Bubaran
Sejarah Tari Wayang Topeng. Wayang Topeng merupakan tradisi budaya dan religiusitas masyarakat Jawa sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan yang dipimpin oleh Raja Gajayana sekitar abad ke 8 M.
Source plengdut.com plengdut.com/wayang-topeng/700
Comments
Loading...