Kampung Wayang : Dusun Gendeng, Desa Bangunjiwo, DIY

0 49

Dusun Gendeng, Desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setidaknya saat ini terdapat 25 pengrajin wayang kulit. Hal tersebut berdasarkan pengakuan, Suprih (57) satu diantara pengrajin wayang kulit di Gendeng. Gendeng memang telah sejak lama dikenal menjadi penghasil wayang kulit berkualitas.

Hingga saat ini kami masih mempertahankan cara membuat wayang sesuai dengan apa yang kami pelajari dari pendahulu kami

ungkap Suprih. Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat wayang. Rata-rata butuh waktu satu minggu untuk menyelesaikan pembuatan satu buah wayang. Dikatakan Suprih, biasanya kulit yang digunakan untuk membuat wayang adalah kulit kambing, sapi, dan kerbau. Tetapi wayang yang paling baik kualitasnya adalah yang menggunakan kulit kerbau. Membuat sebuah wayang dimulai dari kulit yang telah dikerok dari bulu-bulunya dan berwarna kuning keemasan atau oleh para pengrajin disebut kulit perkamen digambari dengan pola wayang yang ingin dibuat. Setelah dipola kemudian kulit ditatah untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan.

Setelah proses natahnya selesai, kemudian wayang disungging atau diwarnai. Dalam proses pewarnaan ini yang paling penting adalah jangan menggunakan cat yang mengandung minyak, karena akan sulit menempel pada kulit

jelas Suprih. Proses terakhir dari pengerjaan pembuatan wayang tersebut adalah pemasangan “gapet” atau pegangan wayang yang biasanya terbuat dari tanduk kerbau. Wayang dari Gendeng memang dikenal akan kualitasnya.

Source tribunjogja.com jogja.tribunnews.com/2016/01/18/dusun-gendeng-tempatnya-para-pembuat-wayang-kulit?page=2
Comments
Loading...