Lakon Pewayangan : Abiyasa Lahir Alas Gajah Oya

0 224

Abiyasa lahir di sebuah pulau Alas Gajah Oya, yang kemudian menjadi Astinapura. Ceritanya, ketika Begawan Palasara tapabrata, datanglah bidadari untuk mengganggunya, namun tidak berhasil. Kemudian Betara Guru menyuruh Betara Narada untuk berubah menjadi burung dan mengganggu Sang Begawan. Burung tersebut membuat sangkar dan beranak di atas kepala Sang Begawan, tapi kemudian burung itu pergi. Sang Begawan Palasara merasa kasihan pada anak burung yang ditinggal dan mencari induk burung yang meninggalkan anaknya.

Sampailah Begawan Palasara di tepi Sungai Gangga. Ia melihat Dewi Durgandini dan memintanya untuk mengantar ia menyebrang. Di perahu itu terjadi percakapan dan tahulah bahwa Dewi Durgandini menderita penyakit, yaitu bau amis di sekujur tubuhnya. Begawan Palasara sanggup menyembuhkannya. Menikahlah Begawan Palasara dan Dewi Durgandini. Kemudian lahir Sang Abiyasa. Setelah kelahiran Abiyasa, bau amis hilang dan Dewi Durgandini berganti nama menjadi Dewi Setyawati.

Begawan Palasara mengubah alat-alat untuk melahirkan menjadi Bimakinca, Kencarupa, Rajamala, Dewi Rekatawati, Rupakenca, dan Setatama. Semuanya menjadi saudara Abiyasa. Begawan Palasara pun meninggalkan kehidupan dan bertapa di Rahtawu, pegunungan Sapta Arga. Dewi Setyawati kemudian menikah dengan Prabu Sentanu. Begawan Abiyasa mengikuti ayahnya yang bertapa di Rahtawu. Setelah kematian Citranggada dan Citrawirya anak-anak Dewi Setyawati dengan Prabu Sentanu, Dewi Setyawati meminta Begawan Abiyasa untuk memberikan keturunan padanya.

Source Wayangku Kumpulan Cerita Wayang
Comments
Loading...