Lakon Pewayangan : Akhir Raden Gatutkaca Kalah

0 80

Akhirnya Raden Gatutkaca kalah. Melihat kajadian tersebut, Raden Abimanyu menghidupkan kembali Raden Gatutkaca. Datangnya punokowan sebagai pengawas peperangan ikut andil dalam adegan ini. Melihat kecurangan tersebut akhirnya Punokawan memanggil Raden Ontoseno agar membantu saudaranya Raden Gatotkoc o. Ditengah perjalanan Raden Setyaki dihadang oleh Raden Ontoseno. Raden Setyaki lari tunggang langgang, akan tetapi Raden Setyaki dibantu oleh Prabu Krentagnyono.

Melihata kejadian itu, Punokawan memberi kabar kepada Raden Bimasena bahwa peparang terjadi kecurangan sampai-sampai Prabu Krentagnyono ikut andil dalam peperangan. Raden Bimasena akhirnya mengejar Prabu Krentagnyono dan akhirnya kalah. Dari segi peristiwa, sebelumnya peperangan sudah ada aturannya yaitu tidak boleh dibantu, akan tetepi Prabu Boma dibantu terlebih dahulu. Sehingga Kerajaan Tunggorono menjadi milik Raden Gatukoco. Selesailah seluruh rangkaian peristiwa dalam lakon

Ngabar Sawung Suroloyo

Dalam pengkajian yang dilakukan terdapat beberapahal yang tidak lazim dijumpai oleh lakon tersebut. Pertama, Biasanya di Wayang Orang THR lakon ini berjudul “Rebut Kikis Tunggorono”. Akan tetepi pada petunjukan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya diberi nama “Ngabar Sawung Suroloyo”. Kedua, adanya adegan Kerajaan Tunggoro pada jejer I. Pada umunya jejer I merupakan gambaran dari Kerajaan Trajutresno. Ketiga, peritiwa datangnya Patih Pancatnyono sebagai utusan Prabu Boma untuk meyuruh Prabu Kohono pergi ke Kerajaan Tratresno & akhirnya perang.

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...