Lakon Pewayangan : Anggada Balik, Sujud Dihadapan Rama

0 179

Memata-matai Dasawilukrama yang sesungguhnya menyimpan rasa dendam pada Ramawijaya yang telah membunuh ayahnya. Dendam Dasawilukrama mendapat dukungan dari arwah Dasamuka yang bernama Godayitma. Dari Godayitma, Dasawilukrama mendapat sebilah keris bernama Kyai Pecatyitma, yang harus digunakan untuk membunuh Rama. Pada suatu kesempatan Dasawilukrama berhasil memasuki tempat peraduan Rama, dan siap menusukkan keris Kyai Godayitma ke tubuh Sri Rama.

Pada saat yang tepat, Anggada melompat merebut keris itu dari tangan Dasawilukrama. Agar mengalihkan tuduhan, Dasawilukrama berteriak menuduh Anggada akan membunuh Rama. Teriakan itu didengar Anoman yang segera datang meringkus keduanya. Rama bingung bagaimana mengadili keduanya, karena Anggada dan Dasawilukrama masing-masing menuduh lainnya sebagai pembunuh. Akhirnya Gunawan Wibisana memberi saran, agar keduanya diadu sampai mati.

Yang menang itulah yang tidak bersalah. Godayitma, arwah Dasamuka, amat kecewa dengan kegagalan Dasawilukrama. Karena itu ia menghukum anaknya dengan cara keluar dari raga Dasawilukrama dan masuk ke raga Anggada. Karenanya, tiba-tiba Anggada menjadi buas, dan menggigit leher Dasawilukrama sampai putus. Sesudah Dasawilukrama tewas ditusuk dengan keris Kyai Pecatyitma, Anggada melompat ke arah Rama untuk menusuknya. Untunglah Anoman waspada dan meringkusnya. Dalam jepitan tangan Anoman, Anggada dimanterai oleh Gunawan Wibisana sehingga arwah Godayitma dapat diusir dari kera berbulu merah itu. Setelah sadar, Anggada segera bersujud di hadapan Ramawijaya.

Source tokohpewayanganjawa.blogspot.com tokohpewayanganjawa.blogspot.com/2014/06/anggada-balik.html
Comments
Loading...