Lakon Pewayangan : Anoman Obong, Anoman Dibakar

0 760

Setelah berhasil menemui Shinta, Anoman melanjutkan misinya yaitu mengukur kekuatan militer Alengka. Ia membuat kekacauan dengan merusak Taman Soka. Indrajid mengetahui hal itu dan menyerang Anoman. Dengan Panah Nagapasa, Anoman berhasil diringkus, kemudian dibakar. Nagapasa ialah nama panah milik Indrajit alias Megananda, putra mahkota Negara Alengka. Bila panah itu dilepas, muncullah ular mahewu-hewu (tidak terbilang). Binatang berbisa itu lalu dengan ganas menyerang musuh.

Siapa pun titah yang tergigit langsung lumpuh lalu koma dan kemudian secara perlahan akan mati mengenaskan. Barisan kocar-kacirKisah yang menceritakan keampuhan Nagapasa tersua dalam lakon Brubuh Alengka. Ini cerita babak akhir ketika Alengka diserbu bala tentara kera anak buah Sugriwa yang mendukung Rama Wijaya dalam misi merebut kembali istrinya, Dewi Sinta, dari penguasaan Dasamuka. Pada saat itu, pertahanan Alengka semakin merapuh.

Demi menuruti nafsu memperistri Sinta, Dasamuka habis-habisan membendung gempuran lawan. Bukan hanya harta benda yang ludes, sebagian besar prajurit pilihan, senapati, dan orang-orang kepercayaan Alengka telah menjadi korban. Mereka, antara lain, patih Prahasta, Sarpakenaka, dan Kumbakarna. Sebelumnya, dua putra Kumbakarna, yakni Kumba-Kumba dan Aswani Kumba, juga telah mendahuluinya ke alam baka. Namun, Anoman berhasil lolos dan dengan bara api yang ada, ia gunakan untuk membakar istana Alengka. Setelah itu Anoman pergi kembali menghadap Rama.

Source Wayangku Wayang Heritage
Comments
Loading...