Lakon Pewayangan : Arimba Lena (Gugurnya Arimba)

0 116
Dengan disaksikan oleh Arimbi dan para prajurit pengawal Pringgadani, perang tanding dahsyat antara Bimasena dan Prabu Arimba berlangsung di pinggiran hutan Waranata. Keduanya saling mengeluarkan kesaktian yang luar biasa. Pertempuran semakin sengit dan Arimbi pun semakin cemas. Arimbi mencemaskan keduanya, baik Prabu Arimba yang tak lain adalah kakak yang sangat disayanginya, dan juga Bimasena, yang merupakan lelaki yang sangat dicintainya.
Arimbi tak henti-hentinya meminta agar perang dihentikan, namun tak ada yang menghiraukannya. Pertandingan berlangsung semakin sengit dan dahsyat. Setelah beberapa lama, tiba-tiba Bimasena terlempar dari arena pertandingan. Bimasena tergeletak lemas tidak berdaya. Arimbi pun segera mendekati dan menangisi Bimasena. Ia tahu bahwa tenaga Bimasena telah tersedot habis oleh ilmu andalan yang dimiliki kakaknya. Sementara Arimba masih menunggu musuhnya hingga sadarkan diri.
Sebenarnya ia bisa saja langsung menghabisi nyawa Bimasena saat itu.Tetapi sebagai ksatria sejati ia tidak akan melakukan hal itu. Ia tetap akan menunggu musuhnya hingga sadar. Arimbi masih setia menunggui tubuh Bima yang tak berdaya, ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dikipasinya tubuh Bima yang tak sadarkan diri. Apa yang dilakukan Arimbi ternyata memang tepat. Bimasena yang sebenarnya adalah putra Bathara Bayu, dewa penguasa angin, pulih tenaganya dengan kipasan Arimbi. Prabu Arimba iba melihat cinta adiknya kepada Bimasena.
Source Wayangku Blogku Super Wow
Comments
Loading...