Lakon Pewayangan : Bambang Sakri Rabi (Jodoh)

0 368

Syahdan, raja di negara Trebelasuket, Prabu Partawijaya, menerima sasmita dewa, pulihnya keadaan negaranya yang terserang bencana hanya bisa tercapai apabila Prabu Partawijaya berguru ke Gunung Saptaarga. Sang prabu juga menerima permintaan putrinya Dewi Sati, untuk menemukan arti mimpinya, ialah menemukan teja yang bercahaya. Tak lain ialah Bambang Sakri, yang meninggalkan Saptaarga, karena diusir oleh ayahandanya sebab menolak perintahnya untuk dinikahkan.

Semula Bambang Sakri menolak permintaan Prabu Partawijaya untuk dijodohkan dengan putranya Dewi Sati. Setelah melalui peperangan, akhirnya menurutlah ia, dan pergilah mereka menuju ke Negara Trebelasuket. Bambang Sakri kemudian dijodohkan dengan Dewi Sati. Prabu Partawijaya berpesan kepada putra menantunya, hendaknya menjaga Negara Trabelasuket. Sang prabu sendiri akan pergi ke Saptaarga, dan pergilah Prabu Partawijaya. Dalam perjalanannya ke Sabtaarga, sang prabu telah tersesat, sehingga bertemulah beliau dengan Resi Dupara, musuh Resi Manumayasa dari Saptaarga.

Semula Prabu Partawijaya tidak akan berguru kepada Resi Dupara tetapi karena kepadanya telah dipertunjukan kemujijadan, diakuilah Resi Dupara, sebagai gurunya. Setelah dianggap cukup akan kesetiaan dan kepandaiannya, oleh Resi Dupara ditugaskan untuk membunuh Resi Manumayasa. Berangkatlah Prabu Partawijaya ke Saptaarga. Di pertapaan Saptaarga, Begawan Sekutrem ditugaskan oleh Resi Manumayasa untuk mencari Bambang Sakri. Berangkatlah Bambang Sekutrem. Di tengah-tengah hutan beliau bertemu dengan Prabu Partawirya. Setelah berbincang-bincang maksud.

Source Kaskus kaskus.co.id/thread/000000000000000008509235/lakon-kumpulan-cerita-wayang/14
Comments
Loading...