Lakon Pewayangan : Batara Surya Krama, Menikah

0 238

Batara Surya yang bertempat tinggal di Kahyangan Ekacakra menerima dua bidadari kakak beradik sebagai istrinya yang bernama Dewi Ngruna dan Dewi Ngruni. Sementara putri Batara Wisnu yang bernama Dewi Kastapi dalam pernikahannya dengan burung Brihawan membuahkan dua telur. Kemudian atas perintah Bathara Guru, dua telur itu diberikan kepada Dewa Ngruna dan Dewi Ngruni. Telur milik Dewa Ngruna setelah dierami seekor ular, menetas menjadi dua ekor burung yang diberi nama Sempati dan Jatayu.

Sedangkan telur milik Dewi Ngruni menetas seekor ular besar yang diberi nama Naga Gombang, dan yang kecil diberi nama Sawer Wisa. Anak-anak yang berupa burung dan ular itu ternyata sangat sulit untuk diawasi. Mereka semua nakal. Kedua bidadari itu lalu mengadakan teka-teki, barangsiapa yang kalah akan menjaga anak-anak itu, Dewi Ngruni memberikan pernyataan,

Apakah yang terlihat di sana itu? Sapi jantan atau sapi betina?

Ternyata Dewi Ngruni tidak bisa menebaknya, dan ia merasa malu karena kebodohannya. Ketika itu juga, ular-ular datang dan membela ibunya dan segera burung itu mematuk ular-ular sampai mati. Karena marah oleh peristiwa itu, Dewi Ngruna mengutuk Ngruni, katanya :

Dinda Ngruni bertindak seperti raseksi, jika akan menolong anak-anaknya

Seketika itu juga,ia berubah ujudnya menjadi raseksi dan setelah ia sadar apa yang terjadi, ia segera lari.

Source blog.hadisukirno.co.id blog.hadisukirno.co.id/batara-surya-krama
Comments
Loading...