Lakon Pewayangan : Berdirinya Negara Botono Kawarso

0 248
Dinegara Giridahono Sang Raja Prabu Giri Angkoro beserta Patih dan seluruh punggawa kerajaan sedang membahas keinginan Sang Prabu untuk balas dendam atas kematian mendiang ayahandanya yang konon ceritanya telah dibunuh oleh Raden Werkudoro dar Negara Amarta. Tiba – tiba kedatangan Patih Haryo Sengkuni dari Negara Astina yang mengemban perintah Prabu Duryudana agar meminta bantuan kepada Sang Prabu Giri Angkoro untuk kesediaannya bersama – sama membunuh para Pandawa.
Rencana tersebut disetujui dan didukung sepenuhnya oleh Prabu Giri Angkoro, sehingga seluruh prajurit dari dua negara tersebut bergabung dan bersama – sama menuju negara Amarta. Raden Sumbo dengan disertai Patih Udowo dan Raden Setiaki yang akan menghadap Prabu Puntodewo di negara Amarta dalam perjalanan bertemu dengan para putra Pandawa yaitu Raden Gatutkaca, Raden Antasena, Raden Antareja dan Raden Abimanyu serta Raden Bambang Irawan bersepakat untuk berangkat bersama – sama.
Namun demikian tiba – tiba berpapasan dengan barisan prajurit gabungan dari negara Astina dan Giridahono yang dipimpin oleh Patih Haryo Sangkuni, karena berselisih paham maka terjadilah pertempuran, sehingga akhirnya Raden Sombo segera mengambil keputusan langkah untuk mengarahkan rombongannya sendiri mencari jalan lain menuju negara Amarta. Sekembalinya dari menghadap Sang Resi Wiyasa di Pertapaan Wukir Retawu Raden Janoko dengan diikuti para punokawan Semar, Gareng, Petryk, Bagong di tengah hutan dikagetkan.
Source tokohpewayanganjawa.blogspot.com tokohpewayanganjawa.blogspot.com/2014/06/berdirinya-negara-botono-kawarso.html
Comments
Loading...