Lakon Pewayangan : Beringin Setan Wayang Tavip

0 195

Genre baru dunia seni pertunjukan kembali dihadirkan melalui pentas wayang tavip dengan lakon Beringin Setan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (22/8/2018). Menyaksikannya dari balik kelir atau layar, wayang itu bukan lagi bayang-bayang hitam. Dengan teknik tersendiri, wayang tavip menampilkan citra bayangannya yang penuh warna.

Berkatilah…. Lindungilah yang menanam, yang merawat pohon beringin

syair tembang akapela atau paduan suara mulut itu mengawali munculnya wayang pohon beringin di layar. Dalang Budi Ros (59), aktor senior Teater Koma, Jakarta, segera mengisahkan berbagai hal terkait pohon beringin itu. Pohon itu ditanam para leluhur desa, yang kemudian tempat itu menjadi dikenal sebagai Kutowaringin. Pohon beringin tumbuh makin besar. Pedagang minuman khas dawet memanfaatkan kerindangan di bawahnya. Banyak warga setiap hari selalu mampir untuk membeli minuman itu.

Dalam kisah berikutnya, beringin besar itu ternyata tidak hanya menaungi burung, reptilia, dan lainnya, tetapi juga menaungi pedagang dawet dan warga yang membelinya. Belakangan, ternyata para setan juga bernaung di pohon itu. Alkisah, pohon beringin tiba-tiba ditebang. Warga tidak tahu alasan penebangan itu. Para penebang tinggal pasrah saja. Itu karena atas perintah Kepala Desa. Warga memprotes, Kepala Desa pun menemui warga. Ia menjelaskan, gara-gara pohon beringin itu, nama Kutowaringin tidak lagi dikenal warga sekitar kampung. Warga menyebut daerah Kampung Beringin.

Source Kompas kompas.id/baca/hiburan/2018/08/25/beringin-setan-wayang-tavip
Comments
Loading...