Lakon Pewayangan : Brahmana Wisaka (Ajisaka, Sengkala)

0 235

Kisah ini menceritakan Batara Ajisaka atau Empu Sangkala datang lagi ke Tanah Jawa sebagai Brahmana Wisaka yang berhasil mengakhiri kekuasaan Sri Maharaja Purwacandra tanpa menggunakan kekerasan. Ia kemudian naik takhta di Medang Kamulan, bergelar Sri Maharaja Wisaka serta memerdekakan Kerajaan Gilingwesi, Purwacarita, dan Wirata. Sri Maharaja Purwacandra ingin pembaruan wadya saseliran. Sri Maharaja Purwacandra di Kerajaan Medang Kamulan dihadap Patih Sukapa beserta para punggawa utama, yaitu Raja Tinggara, Raja Patanggara, Raja Yogyapara, Raja Dyapara, dan Raja Capala.

Hadir pula para raja bawahan, yaitu Prabu Brahmasatapa dari Gilingwesi, Prabu Sri Mahawan dari Purwacarita, dan Prabu Basupati dari Wirata. Ketiga raja bawahan ini melaporkan keadaan negeri masing-masing. Dalam kesempatan itu Prabu Brahmasatapa juga mengabarkan kelahiran cucu barunya, yang diberi nama Raden Paridarma (anak keempat Raden Parikenan dan Dewi Brahmaneki). Sri Maharaja Purwacandra lalu membubarkan pertemuan, kecuali Prabu Sri Mahawan saja yang disuruhnya tetap tinggal.

Sebagaimana yang sudah diketahui banyak orang, sejak muda Sri Maharaja Purwacandra menderita kelainan seksual, yaitu hanya menyukai hubungan sesama jenis dan tidak mau menikah dengan perempuan. Untuk melampiaskan nafsu birahinya, ia memiliki satu kelompok bernama Wadya Seseliran yang beranggotakan para pemuda tampan. Namun, saat ini Sri Maharaja Purwacandra merasa sudah bosan dengan mereka dan ingin dicarikan pemuda.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2015/02/brahmana-wisaka.html
Comments
Loading...