Lakon Pewayangan : Candradimuka, Gembleng Tutuka

0 279

Di kawah Candradimuka, demikian terkisahkan dalam cerita pewayangan, anak Bima bernama Tutuka digembleng oleh Batara Empu Anggajali, hingga kemudian menjadi ksatria perkasa bernama Gatotkaca. Bagaimana “candradimuka” anak-anak Indonesia? Lembaga pendidikan sesungguhnya merupakan kawah candradimuka generasi muda Indonesia. Di sana anak-anak muda Indonesia digembleng. Maka, ketika tahun 1967 ada sahabat mau mendirikan akademi publisistik dan diminta memberi nama, spontan menjawab,

Beri nama Candradimuka saja

Sahabat itu seorang wartawan di Palembang. Namanya Ismail Djalili. Kemudian lahirlah Akademi Publisistik Candradimuka Palembang. Siapa pun yang dididik di akademi itu diharapkan bisa menjadi sosok-sosok kesatria, penuh disiplin, dan teguh memegang prinsip seperti sang Gatotkaca. Seiring perkembangan waktu, penataan lembaga pendidikan pun dilakukan. Mulai 1989 Akademi Publisistik Candradimuka berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Candradimuka.

Tidak hanya mengajarkan ilmu publisistik, tetapi juga ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengan ilmu administrasi, ilmu komunikasi, ilmu kesejahteraan sosial, dan ilmu politik. Ribuan sarjana telah dihasilkan. Ikut senang dan bangga. Mereka mengabdikan diri sebagai kader bangsa melalui lembaga pemerintah maupun swasta sesuai dengan profesi masing-masing. Hal itu dimungkinkan karena STISIPOL Candradimuka mengedepankan nilai-nilai Pancasila dalam menggembleng anak-anak muda. Ini sejalan dengan visi dan misi sekolah tinggi itu, yakni menciptakan kader bangsa yang unggul dalam pengembangan ilmu sosial, ilmu politik, & budaya.

Source poskotanews.com poskotanews.com/2017/10/30/candradimuka
Comments
Loading...