Lakon Pewayangan : Carito Politik Wayang Uwong

0 74

Apakah pembaca pernah mendengar sebuah pernyataan

Tidak ada teman sejati dalam politik. Tidak ada musuh sejati dalam politik?

Jagad perpolitikan memang aneh ibarat dunia pewayangan. Gejolak dan hingar bingar yang terjadi manut saja pada dalang yang memainkannya. Kelak ada istilah goro-goro (lawakan) di awal pagi agar suasana perpolitikan tidak memanas.

Di sana gunung di sini gunung di tengah-tengahnya pulau Jawa. Wayangnya bingung, dalangnya lebih bingung

kalimat yang menjadi ikon Parto sebagai dalang di Overa Pan Java. Apakah bisa dianaologikan politiek (baca: politik) di Indonesia saat ini seperti Overa Pan Jawa? Mungkin bisa atau mungkin bisa, penulis serahkan pada pembaca tulisan ini. Demokrasi memang ibarat dunia pewayangan yang jalan ceritanya sulit ditebak. Penonton hanya diberikan judul pada saat pentas wayang, jalan cerita tetap sang dalang nanti yang menentukan. Jalan cerita lucu, serius, atau monoton tergantung cara dalang memaikan jalan cerita. Penonton atau masyarakat selalu saja menjadi penonton bisa juga menjadi pengamat.

Source Kompas kompasiana.com/masgagah2016/58189022937e61431fbcd6b2/kacarito-politiek-wayang-uwong
Comments
Loading...