Lakon Pewayangan : Cinta Nekatnya Raden Somba

0 71

Kerumunan orang itu seperti memberi tanda kepada masyarakat negeri Dwarawati. Ada sesuatu yang telah terjadi di alun-alun kerajaan yang membuat resah banyak orang. Begitu pula seolah-olah si Pangeran Somba adalah seorang yang pantas untuk menerima hinaan. Tiba-tiba dari ujung timur nampak orang berkuda bagaikan terbang sedemkkian cepatnya. Semakin lama kian terdengar langkah-langkah kaki kuda seperti suara kentongan. Yang menembus udara panas di sekitar kota kerajaan Prabu Kresna.

Ternyata orang yang datang itu adalah Prabu Suteja dan pengawalnya Bomantara yang hendak menghadap ayahandanya di pisuwanan agung. Pemuda itu segera mengangkat tangan kanannya ketika kudanya hampir mencapai orang-orang itu. Prabu Suteja adalah putra Kresna dari seorang garwa yang bernama Dewi Pratiwi. Pemuda yang bertubuh tinggi besar dengan kumis melintang itu. Matanya sipit dengan pembawaan mudah tertawa tanpa jelas apa yang ditertawakan.

Kali ini ia bermaksud protes keras kepada ramandanya atas kelakuan adiknya si Somba. Pemuda krempeng anak emas sang rama itu telah tega berkianat padanya. Yaitu bermain belakang dengan istri cantiknya Dewi Hagnyanawati di keputren keraton Trajutresna. Maaf Rama, jangan salahkan aku kalau saatnya nanti aku memberi pelajaran kepada adik yang sebenarnya aku sayangi itu

Source Kompas kompasiana.com/rusrusman522/5c631507aeebe14244608a45/wayang-raden-somba-dan-cinta-nekatnya
Comments
Loading...