Lakon Pewayangan : Dewa Ruci, Mencari Air Kehidupan

0 271

Ini adalah kisah bagaimana Sena, saudara kedua dari lima kakak beradik Pandawa dalam kisah Mahabarata, berusaha menemukan “air kehidupan”. Pihak Kurawa di negeri Amarta ingin memusnahkan pihak Pandawa di negeri Astina melalui guru Durna. Sena, yang juga adalah murid Durna, diberi perintah agar mencari air suci penghidupan di hutan Tikbrasara untuk menggapai kesucian dan kesempurnaan badan. Sena mengikuti titah gurunya dan yakin bahwa gurunya tidak menipunya, meksipun sebenarnya Durna berniat mencelakainya.

Di negeri Amarta, Prabu Suyudana/Raja Mandaraka/Prabu Salya, bersama Druna, Adipati Karna, Raden Suwirya, Raden Jayasusena, Raden Rikadurjaya, Adipati dari Sindusena, Jayajatra, Patih Sengkuni, Bisma, Dursasana dan para sentana (pembesar), sedang membahas cara mengalahkan Pandawa. Durna memberi petunjuk kepada Sena bahwa jika ia telah menemukan air suci itu, dirinya akan mencapai kesempurnaan, paling menonjol di antara sesama makhluk, dilindungi ayah-ibu, hidup mulia, berada di dalam triloka dan hidup kekal.

Air itu berada di hutan Tikbrasara di bawah Gandawedana, di gunung Candramuka. Sena pamit kepada Druna dan Prabu Suyudana; mereka lalu tersenyum, membayangkan Sena berhasil ditipu dan akan hancur melawan dua raksasa yang tinggal di hutan itu. Setelah sampai di gua gunung Candramuka, air yang dicari ternyata tidak ada, lalu gua di sekitarnya diobrak-abrik. Raksasa Rukmuka dan Rukmakala menetap di hutan.

Source Wayangku Indigo Media
Comments
Loading...