Lakon Pewayangan : Diskusi Lakon-lakon Wayang

0 58

Wayang adalah budaya Jawa. Tapi saya bisa membawa kesimpulan bahwa lakon-lakon carangan Sunan Kalijaga tidak hanya sekedar budaya Jawa, tapi lakon itu adalah budaya Jawa yang Islam, atau boleh juga kita sebut Islam yang Jawa. Silahkan anda coba mengawali perspektif itu darimana saja –apakah dari ke-Islam-annya, atau ke-Jawa-annya-, semua akan bermuara pada ajaran yang salah satu diantaranya dibawa Sunan Kalijaga. Diskusi yang berlangsung singkat pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2011 kemarin di pendapa Taman Siswa Yogyakarta itupun, saya pikir tak akan mungkin untuk bisa mengupas tuntas hal sesuai judulnya, lakon-lakon Wayang Sunan Kalijaga, karena lakon-lakon itu begitu dalam, luas, dan tak akan pernah selesai ditelaah dan didiskusikan.

Kita bisa melihat bagaimana tafsir tentang Dewa Ruci takkan pernah habis untuk didiskusikan, bahkan mungkin bisa terasa kesegarannya, ketika perspektif baru justru muncul disana dalam penelaahannya. Atau mungkin kisah Makutarama, yang bagi saya, ketika saya semakin kesini mengulang membaca dan merenunginya, anehnya justru semakin terasa memiliki muatan ilmu kepemimpinan modern barat -mungkinkah teori kepemimpinan barat yang saat ini banyak diajarkan juga mengambil inspirasi dari ajaran Makutarama? Entahlah..-. Atau misal makna karakter Batara Kala yang dimunculkan Kalijaga, sementara tokoh itu tak ada di kitab Mahabarata. Juga arti filosofis kehadiran karakter Punakawan, atau misal tokoh Antasena.

Source Kompas kompasiana.com/adii/55172319a333115506b65a9d/sedikit-mengulang-berita-2011-tentang-diskusi-lakon-lakon-wayang-sunan-kalijaga#
Comments
Loading...