Lakon Pewayangan : Dramatisasi Adegan Antar Pathet

0 64

Dramatisasi adegan antar pathet dalam satu lakon wayang. Dramatisasi antar pathet mengacu pada keterjalinan dan proporsi adegan yang disusun dalang. Pada pakeliran semalam, seluruhan alur lakon dibagi menjadi tiga pathet, yaitu nem, sanga dan manyura. Pembagian alur lakon dalam tiga pathet memiliki persamaan dengan alur dramatik secara umum, yang terdiri dari bagian awal, tengah, dan akhir. Jika dengan lain kata ketiga bagian itu dapat disebut introduksi, situasi (perumitan dan klimaks), dan resolusi (peleraian dan penyelesaian).

Jika dicermati terdapat perbedaan antara alur dramatik lakon wayang dan alur dramatik pada umumnya. Perbedaan ini terletak pada posisi klimaks dari lakon, pada lakon wayang, klimaks seringkali terjadi pada bagian akhir lakon (manyura).

Source journal.unnes.ac.id journal.unnes.ac.id/nju/index.php/harmonia/article/download/2220/2282
Comments
Loading...