Lakon Pewayangan : Dramatisasi Antar Adegan Wayang

0 72

Dramatisasi antar adegan merupakan keterjalinan antara adegan satu dengan adegan berikutnya, yang dirangkai dari jejer hingga tancep kayon. Dalang memperhatikan keterkaitan antar adegan dalam keseluruhan struktur dramatik sehingga membentuk kesatuan alur lakon wayang. Dalam pergelaran wayang pola keterjalinan linear menunjuk hubungan antara adegan satu dengan adegan berikutnya saling berurutan, misalnya setelah jejer dilanjurkan gapuran, kemudian kedhatonan.

Jejer di istana, berhenti di gapura, dan memasuki puri kerajaan merupakan tempat-tempat yang dilalui sang raja selepas persidangan yang menunjuk pola linear dari adegan wayang. Hal ini berbeda dengan adegan paseban jawi yang memiliki kaitan erat dengan jejer, karena ada pola sebab akibat, yaitu persoalan.

Source journal.unnes.ac.id journal.unnes.ac.id/nju/index.php/harmonia/article/download/2220/2282
Comments
Loading...