Lakon Pewayangan : Duryudana Rabi, Pernikahan

0 57

Kisah ini menceritakan pernikahan Prabuanom Jakapitana alias Prabu Duryudana, pemimpin para Kurawa, dengan Dewi Banuwati, putri Prabu Salya. Dua syarat pernikahan yang diajukan Dewi Banuwati. Prabuanom Jakapitana di Kerajaan Hastina memimpin pertemuan yang dihadiri Resi Druna dari Sokalima, Adipati Karna dari Awangga, Patih Sangkuni dari Plasajenar, serta adik-adiknya yang dikepalai Arya Dursasana dan Arya Kartawarma. Hadir pula kedua orang tua para Kurawa, yaitu Adipati Dretarastra dan Dewi Gandari dari Kadipaten Gajahoya.

Adipati Dretarastra menanyakan rencana perkawinan antara Prabuanom Jakapitana dengan Dewi Banuwati yang sudah tertunda cukup lama. Sekitar tujuh bulan yang lalu, setelah Prabuanom Jakapitana gagal menikah dengan Dewi Srutikanti, Patih Sangkuni pun pergi ke Kerajaan Mandraka menemui Prabu Salya untuk melamar Dewi Banuwati. Prabu Salya dengan senang hati menerima lamaran itu karena sudah dua kali dirinya gagal berbesan dengan Adipati Dretarastra. Akam tetapi, sebagai orang tua, ia juga menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Dewi Banuwati kapan sang putri siap untuk menikah.

Dewi Banuwati tidak berani menolak, tapi juga tidak langsung menerima. Ia mohon diberi waktu untuk menyelesaikan kain rimong batik buatannya terlebih dahulu, barulah kemudian menentukan tanggal perkawinan dengan Prabuanom Jakapitana. Kini, peristiwa itu sudah berlalu tujuh bulan. Sungguh janggal rasanya membuat batik yang tidak terlalu lebar, tapi berbulan-bulan lamanya.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/12/duryudana-rabi.html
Comments
Loading...