Lakon Pewayangan : Istana Wirata Anyar Binangun

0 139

Kisah ini menceritakan Prabu Basupati membangun istana Wirata baru di Andongwilis dan untuk kemudian bertakhta di sana. Dikisahkan pula Raden Darmaruci putra Patih Sadaskara diutus pergi ke Gilingwesi untuk mengambil pusaka peninggalan Prabu Brahmasatapa yang disimpan Pisacaraja Bahli. Dengan menggunakan Minyak Pranawa, Prabu Basupati dapat melihat alam gaib dan bertemu Sedulur Papat Lima Pancer. Prabu Basupati hendak membangun istana baru.

Prabu Basupati telah satu tahun bertakhta di Kerajaan Purwacarita. Meskipun istana tempatnya tinggal sangat indah, namun ia merasa kurang nyaman. Resi Wisama menjelaskan bahwa sebuah istana yang pernah mengalami kekalahan oleh serbuan musuh memang tidak baik untuk ditempati sebagai pusat pemerintahan. Mendengar itu, Prabu Basupati pun mengutus Patih Wakiswara untuk mencari lahan kosong sebagai tempat mendirikan istana yang baru. Patih Waksiwara berangkat dengan ditemani kedua pamannya, yaitu Arya Brahmanakestu dan Arya Brahmanaweda.

Arya Brahmanakestu mengusulkan untuk menemui besannya yang tinggal di Desa Wasutira, yaitu Kyai Wrigu dan bertanya tentang lahan yang cocok untuk membangun istana. Patih Wakiswara setuju dan segera membawa rombongan menuju ke sana. Kyai Wrigu dan Ken Sangki (istrinya) menyambut kedatangan para pembesar itu dengan hormat. Ketika Patih Wakiswara menanyakan tentang lahan yang cocok untuk membangun istana, Kyai Wrigu mengusulkan sebaiknya di Desa Andongwilis saja. Patih Waksiwara bergegas.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2015/02/wirata-anyar-binangun.html
Comments
Loading...