Lakon Pewayangan : Kalimasada Murca (Hilangnya)

0 207

Wayang dengan lakon ”Hilangnya Jamus Kalimasada” (Kalimasada Murca). Pementasan wayang itu bukanlah pentas wayang seperti pada umumnya. Mereka mementaskan wayang hasil kreasi mereka sendiri. Semua wayang dibuat dari bahan mika. Profil tokoh wayang yang ditampilkan pun sekalipun ia bernama Raden Gatotkaca, Puntadewa, Kresna, Srikandi, dan lain-lain dibuat menurut kreasi dan selera mereka sendiri. Tidak mengherankan jika tokoh Gatotkaca dibuat dengan memiliki sepasang sayap seperti kupu-kupu atau kumbang.

Pola-pola hias yang diterapkan dalam wayang buatan mereka pun dibuat menurut imajinasi dan gagasan mereka masing-masing. Hasilnya, wayang mika tersebut jauh berbeda dengan tampilan wayang kulit pada umumnya. Perwajahan wayang dibuat seperti wajah orang biasa. Sedangkan arah wajah menatap frontal dengan wajah penonton. Dengan demikian fisik wayang yang mereka mainkan terkesan datar (flat). Akan tetapi memang begitulah pilihan mereka untuk tampilan sosok wayang yang mereka sebut sebagai Wayang Gaul ini.

Dialog wayang dilakukan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan diselipi istilah-istilah bahasa Inggris maupun bahasa Jawa. Pertunjukan itu sendiri hanya bisa dinikmati dari satu sisi, yakni belakang kelir (layar). Sementara praa dalang atau anak-anak yang memainkan wayang berada di sisi kelir yang lain. Ruang tempat bermain para dalang ini ditutup dengan kain hitam. Jadi, penonton memang diarahkan untuk menonton dari satu sisi kelir saja.

Source Wayangku TeMBI NeWS
Comments
Loading...