Lakon Pewayangan : Kelahiran Bambang Parasara

0 165

Kisah ini menceritakan kelahiran Bambang Parasara putra Batara Sakri dan Dewi Sati, yang kelak menjadi Resi Parasara, yaitu leluhur para Pandawa dan Kurawa. Kisah dilanjutkan dengan menyerahnya sisa-sisa pengikut Resi Dwapara kepada Resi Manumanasa. Batara Sakri meninggalkan kerajaan Gujulaha. Prabu Partawijaya di Kerajaan Gujulaha dihadap pangeran mahkota Raden Partana beserta para menteri dan punggawa, antara lain Patih Srenggabadra dan Resi Sabdamuni.

Mereka sedang membicarakan putri Sang Prabu yaitu Dewi Sati yang kini sedang mengandung setelah menikah dengan Batara Sakri. Tiba-tiba Dewi Sati datang menghadap dalam keadaan menangis. Ia bercerita bahwa suaminya telah pergi dari istana. Awal mulanya ialah Batara Sakri mengaku tidak betah tinggal di istana dan ingin kembali ke Gunung Saptaarga. Batara Sakri sangat menyesal telah bertengkar dengan ayahnya, yaitu Resi Satrukem sebelum menikah dulu.

Waktu itu Batara Sakri disuruh Resi Satrukem mencari istri bidadari untuk menggenapi tradisi keluarga, namun ia menolak karena jika menikah dengan bidadari maka ujung-ujungnya hanya tinggal di padepokan saja. Batara Sakri pun menyatakan bahwa dirinya ingin menikah dengan putri raja supaya bisa tinggal di istana. Jawaban tersebut membuat Resi Satrukem tersinggung dan mengusir Batara Sakri. Kini Batara Sakri telah mewujudkan cita-citanya bisa menikah dengan putri raja, namun ternyata ia tidak betah tinggal di istana.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/02/parasara-lahir.html
Comments
Loading...