Lakon Pewayangan : Kembali Kepangkuan Keabadian

0 142

Kembali seperti sebelumnya. Sisa malam itu masih menampakkan kegelapannya. Dengan cahaya bintang keduanya mampu menatap untuk saling mengatakan bahwa baru saja keduanya mengalami mimpi yang sama, peristiwa yang tidak bisa diceritakan keindahannya yang baru sekali ini muncul dalam hidupnya. Namun bagi Aswatama peristiwa yang mencengangkan itu menyisakan duka yang amat dalam Kedua sahabat yang telah mengangkat harga dirinya, memulihkan rasa percaya dirinya itu kini telah pergi untuk selamanya.

Aswatama kecewa kepada Durna bapanya dan juga Harjuna yang telah bersekongkol untuk melenyapkan Ekalaya sahabatnya yang berbudi luhur itu. Secepat kidang Aswatama lari dari tempat tersebut sambil meninggalkan teriakan sebagai katup pembuka kesesakan hati yang menghimpitnya. Tinggallah Harjuna termangu sendirian. Ada sedikit kelegaan karena telah berhasil memenangkan pertandingan dengan musuh yang sukar dikalahkan. Jika pun ada penyesalan tentunya bukan karena lenyapnya Ekalaya, melainkan karena Dewi Anggraeni, si cantik sempurnya telah ikut lenyap.

Semilir angin yang semakin basah menandakan bahwa pagi segera tiba. Bersamaan dengan itu terdengarlah suara kumrosak mengiringi datangnya para prajurit dan rakyat Paranggelung yang menelusur arah sang Raja yang dicintai pergi. Harjuna memutuskan untuk meninggalkan mereka. Ia tidak mau lagi berurusan dengan rakyat Paranggelung. Maka dengan kesaktiannya Harjuna telah jauh meninggalkan tempat lenyapnya Ekalaya dan Anggraeni tanpa diketahui oleh mereka.

Source kaskus.co.id kaskus.co.id/thread/000000000000000008509235/lakon-kumpulan-cerita-wayang/5
Comments
Loading...